script :

Minggu, 29 April 2012

SURAT KECIL UNTUK TUHAN

KISAH GADIS BERNAMA GITA SESA WENDA CANTIKA
(almrh.GITA SESA WENDA CANTIKA)



saat keke di rawat saat mengidap kanker


Surat Kecil Untuk Tuhan adalah buku yang diangkat dari kisah nyata perjuangan seorang gadis remaja Indonesia yang bernama  Gita Sesa Wanda Cantika, pintar dan mantan artis cilik berusia 13tahun, yang menjadi penderita kanker jaringan lunak pertama di Indonesia

Kanker itu menyerang wajah cantiknyam dan menjadikannya seperti monster, bahkan dokter pun mengakatakn bahwa hidupnya tinggal beberapa bulan lagi..

Tak mau menyerah, ayahnya terus berjuang untuk dapat lepas dari vonis kematian. Perjuangan sang ayah menyelamatkan putrinya bagitu mengharukan keke meneyadari hidupnya akan berakhir dan kemudian ia menulis surat kecil untuk Tuhan.

Tuhan memberikan anugerah dalam hidunya . Keke mampu bertahan bersama kanker itu selama 3 tahun lamanya. Samapai waktunya akan tiba ia akan menyerah.

Novel Surat Kecil Untuk Tuhan ( True Story Gita Sesa Wenda Cantika) adalah sebuah novel yang diangkat dari kisah nayata keke, seorang gadis remaja Indonesia yang telah meninggal tahun 2008 karena kanker ganas. Buku ini terjual lebih dari 50.000exp, tahun 2011 telah diadaptasi ke layar lebar. Kisah Keke pernah diulas dalam acara Kick Andy dan ribuan air mata berjatuhan setelah membaca kisahnya.
(Buku ini bisa didapatkan di seluruh toko buku di Indonesia dengan harga 38.000 + CD, sebagian penjualan buku akan disumbangkan ke yayasan kanker. Filmya telah ditayangkan pada tangga; 7 Juli 2011)


Hai sobat namaku Keke, umurku 13tahun ketika aku divonis mengalami penyakit kanker ganas bernama Rabdomiosarkoma, sulit bagiku untuk mengerti penyakit apa yang telah menyerang bagian wajahku. Bahkan untuk mengulang nama penyakit ku itu aku sangat kesusahan. Dokter bilang aku terkena kanker jaringan lunak yang sangat langka dan menjadi orang pertama di Indonesia yang mengalami penyakit itu.

Aku sedih ketika ayahku menangis, menolak permintaan dokter untuk melakukan operasi di wajahku. Dokter bilang jika aku tidak melakukan operasi, maka hidupku tidak akan bertahan lebih dari 3 bulan. Aku sangat terkejut, karena penyakit ku itu tidak memiliki tandatandaa apapun selain aku mengalami sakit mata yang diikuti dengan mimisan yang terjadi selama seminggu, kanker itu hanya seukuran kiki jariku yang bersarang di bagian pelipis mataku, tapi operasi itu mengahruskan akukehilangan sebgaian wajah kiri dan mataku.

Ayahku tentu tidak akan rela aku kehilangan bagian wajahku karena aku adalah seorang gadis yang akan tumbuh dewasa bagaimanapun kelak. Aku tidak pernah paham sberapa menakutkan penyakit itu hingga aku merasakan sendiri bagian wajahku mulai membengkak sebesar bola tenis dan buta. ketika aku menangis merasa kesakitan, ayahku tidak pernah mau jujur mengatakan tentang penyakit itu. Hingga akhirnya aku berjuang hidup selama 3 bulan mencari pengobatan tradisonal dan seseorang ulama mengatakan padaku aku terserang kanker.


Perasaanku saat itu sangat hancur, aku tau hidupku tidak akan lama lagi dengan keadaan buta dan kehilangan pernafasan hidung sebelah kiriku, aku menangis dan protes kepada Tuhan, mengapa ia tega merenggut masa remajaku dan kesempatanku untuk menjadi penyanyi dan model ? . air mata yang berjatuhan setiap harinya tak pernah kulewatkan ketika rasa sakit kanker itu datang . Walau demikian aku sungguh beruntung sahabat-sahabatku, keluarga ku dan kekasih ku selalu ada  di sampingku untuk memberikan dukungan tanpa henti.

Ketika aku mulai pasrah tuhan menjemputku, aku hanya berdoa berharap kepada Tuhan agar Ia membrikan aku waktu untuk lebih lama di dunia ini. Untuk mengucapkan salam perpisahan dengan sahabaku, kekasih, terutama untuk membuat ayahku bahagia lebih lama. Disaat itu aku mendapatkan sebuah mujizat, seorang dokter menyelamatkanku dari penyakit itu disaat-saat terakhir hidupku. Aku sembuh dan kanker diwajahku menghilang secara ajaib.

Aku merasakan kebaikan Tuhan terhadapku dan melawan vonis kematian yang dikatakan oleh dokter padaku, aku pun berjanji padaNya mulai saat itu untuk bersyukur akan kehidupan yang telah Ia berikan padaku. Usai penyakit itu hilang dalam  hidupku, aku melewatkan hari-hariku dengan bahagia bersama keluarga dan teman-temanku, aku menghabiskan waktuku dengan belajar kitab suci dan mendekatkan diriku pada Tuhan. hidup-hidup ku pun berlalu dengan bahagia walaupun pada akhirnya hal yang tak kuharapkan terjadi lagi di dalam hidupku ketika kanker itu kembali padaku, kini ia menyerang wajah sebelah kananku.

Disaat aku menadapatkan vonis itu kembali, aku tidak lagi takut dan aku tidak lagi marah kepada Tuhan. Aku bersyukur padanya, Ia memberikan aku kesempatan lebih lama di dunia ini untuk dapat bersama sahabat, keluargaku, dan kekasihku. Walau air mata berjatuhan disampingku, aku berusaha untuk tegar dan mengatakan kepada semua orang, kalau ujian dalam hiudpku adalah tanda sayang Tuhan padaku .

Dokter yang menyelamatkan hidupku pertama kalinya menyerah, ia tidak sanggup lagi menyelamatkanku. Aku hanya tersenyum dan berjanji untuk bertahan hidup hingga aku bisa melewatkan ujian terakhirku di dunia ini agar aku bisa lulus di bangku SMP. Walau aku buta dan lumpuh, aku berjanji pada Tuhan dan sahabta-sahabtaku untuk lulus dan memakai seragam SMA.

Sobat, hidup adalah anugerah yang indah. Atas kebaikan Tuhan, aku mampu mengikuti ujian sekolah dengan kondisiku yang semakin parah. Aku bersyukur karena aku bisa lulus dengan baik dan smapai akhirnya mampu memakai seragam rok abu-abu bersama sahabat-sahabatku walau hnaya sehari disaat sebelum aku harus dilarikan ke rumah sakit karena darah terus mengalir dihidungku. Kematian ku semakin dekat dan itu bisa kurasana disaat hembusan nafasku semakin berat.

Tapi aku tidak ingin pergi dari dunia ini tanpa menuliskan suratku kepada Tuhan,
surat yang telah membuat hidupku sebagai seorang gadis yang berjuang untuk hidup dan ribuan anak-anak lain yang mengalami penyakit kanker yang sama dengan ku.

Aku beraharp ketika aku tidak ada lagi di dunia ini, kisahku menjadi inspirasi bagi siapapun yang ada didunia ini untuk bersyukur akan hidup. Karena Tuhan begitu mencintai kita dengan cobaanya.

sobat..bila ada tawa di dunia ini, maka akan ada tangis disampingya :')


In memorial Gita Sesa Wenda Cantika
Surat Kecil Untuk Tuhan

Tuhan
andai aku bisa kembali,
tidak ada lagi tangis di dunia ini

Tuhan,
andai aku bisa kembali
aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku
terjadi pada orang lain..

Tuhan,
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk mu ?

Tuhan,
Bolehkah aku memohon satu hal kecil untuk mu ?

Tuhan,
biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
memandang langit dan bulan setiap harinya

Tuhan,
Izinkanlah rambutku kembali tumbuh
agar menjadi wanita yang seutuhnya

Tuhan,
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi ?
agar aku bisa memberi kebahagian kepada ayah dan sahabat-sahabat ku ..

Tuhan,
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidupku
kepada siapapun yang mengenalku

Tuhan,
Surat kecil ini adalah surat terakhir dalam hidupku
andai aku bisa kembali ke dunia yang telah kau berikan pada ku

^^
~Gita Sesa Wenda Cantika
15/07/91-25/12/06

RIP Gita Sessa Wenda Cantika



(Coretan terakhir Gita Sesa Wenda Cantika)


 



(Almarhum.Gita Sesa Wenda Cantika)


1). AGNES DAVONAR, Penulis Novel 
*Ketika pertama kali saya bertemu dengan orang tua Keke, Saya seolah tak percaya di berikan sebuah kesempatan untuk menulis Novel yang di angkat dari Sebuah kisah Nyata seorang Keke. Walau saya tidak pernah Mengenal dan Bertemu dengan keke, satu Hal ikatan Bathin saya Langsung menjawab : "Ya!" tidak ada alasan untuk menolak sebuah karya yang begitu indah sepeti Ini.
Perjalanan Kisah yang di utarakan oleh Ayah Keke, telah membuat saya bermain dalam sebuah Dunia yang sangat menyentuh. bisa saya Rasakan sendiri betapa air Mata berjatuhan ketika saya Menulis cerita Ini, Keke pribadi yang Kuat dan Bersahaja mengajarkan saya dan berhasil membuat saya dekat dengan Tuhan. Keke juga membuka Mata saya tentang dunia yang Begitu sempit namun juga begitu Indah .. 
Tidak pernah dalam Hidup saya begitu berat hati Ini untuk Mengetik satu demi satu kata yang diikuti oleh air Mata saya. Namun, Akhirnya saya senang karena saya berhasil menyelesaikan novel ini Hingga usai. Mungkin tidak banyak Hal yang bisa saya Ungkapkan tentang seseorang keke yang Sepenuhnya. Namun Novel ini secara keseluruhan merupakan Gambaran dapan mengambil Hikmah dan Kekuatan bagi siapapun untuk percaya kepada Sebuah keajaiban Tuhan. 
Akhir kata, selamat menikmati Kisah Ini. selalu berikanlah harapan pada Siapaun disisi anda yang mengalami sebuah Kesedihan dengan Kata-kata Indah agar dia sadar bahwa Dunia ini sesungguhnya Begitu Indah.. :) 
2). JODDY TRI APRIANTO, Ayah Keke,
"Keke si Penari Kecil"
Cobaan dari Tuhan kepada Umatnya, tentu di berikan sesuai Kemampuan Umatnya. begitu juga dengan apa yang terjadi pada Keke, kita dapat mengatakan cobaan itu begitu berat, begitu hebat dan begitu Luar biasa. tetapi di mata Tuhan, keke dianggap Orang yang mampu menghadapinya.. Mungkin Keke dianggap Orang yang Mampu melawan Kenker walaupun hanya beberapa saat (3 Tahun), sehingga para Dokter dapat melakukan Riset-riset baru Untuk mengungkapkan penyakit kanker yang selama ini masih Misteri di Dunia kedoketeran.
Ya, memang suatu ketika Keke pernah mengucapkan kepada saya: "Ayah, sepertinya Keke hanya di jadikan Kelinci percobaan oleh para Dokter, tapi gapapa yang penting cukup Keke aja yang Begini"
dari Ungkapan sederhana inilah kita dapat menarik pelajaran tentang ke-Ikhlasan dari seseorang anak yang menerima cobaan dari yang penciptanya.
Keke di mata saya memang Luar biasa. bukan hanya Ke-Ikhlasan yang di berikan kepada Kita, banyak Hal2 tentang kehidupan seperti kesabaran, kepasrahan, ketabahan, kerukukan, saling kasih sayang, dll. semua dicontohkan kepada kita semua. layaknya seorang penari yg sedang beraksi di sebuah panggung, dia mempertunjukan semua sika yang di uraikan satu persatu baik dengan ucapan maupun perbuatan sang penari yang pada akhirnya semakin lemah.
Ya.. karena itu semua, Keke bagi saya adalah segala-segalanya, selain Alm. Keke anakku, ia adalah sahabat yang setia dan selalu mau mendengar dan berdiskusi segala vurahn hatiku, Ia juga pacarku loh, karena kalau lagi hang Out kita berdua sering nonton, makan, muter-muter ngabisin bencin,, pokonya asik banget deh. Oh ya, Keke juga sebagai Guruku karena banyak Hal-hal tentang kehidupan anak-anak yang aku dapat dari dia. begitu pula Ilmu kedokteran karena sejak Keke sakit Kanker, Ia senang membaca Buku Kedokteran dan Herbal. 
Kini, Keke telah tiada. Bagi saya Keke tetap ada dan selalu hadir lewat Ingatan saya, pada waktu si penari kecil itu mempertontonkan kebolehannya di panggung. "Selamat Jalan Keke" dunia Ini bukan tempatmu lagi karena kamu sudah mendapat keabadian yang Sesungguhnya, Sekali lagi 'Selamat Jalan', Putri Ayah.. :') 
3). ANDI, Kekasih Keke 
Keke itu orangnya Cantik dan sangat Baik hati Sekali terhadap teman-temannya dan Orang di sekelilingnya. Dia juga sangat Pintar dan peduli terhadap fakir Miskin dan dia sering Membahagiakan Orang Tuanya, Mungkin jarang Orang sebaik Keke. dia juga sangat Mencintai Ayahya dan Keluarganya, Keke dan Ayahnya seperti Pasangan Sejati uang selalu tabah dan pasrah dalam Menghadapi segala Cobaan berat, Kini meskipun keke telah tiada,apa yang telah dia perbuat akan menjadi contoj yang baik buat kita semua. "selamat Jalan Keke, semoga Allah memberika tempat yang Layak di Sisi-Nya." :)
4). FACHDA, sahabat akrab Keke. (Dari badut Lucu yang punya Sahabatku)
... "Untuk Keke Sahabatku yang Teguh" ...
Dia adalah sosok yang Hebat, tak pernah mengeluh di saat kesakitan yang Melanda tak berujung jua. Dia hanya Menggenggam tanganku dengan kuat dan semakin Kuat jika sakitnya semakin Hebat.. Dia tertawa jika sedang bercanda di tengah Tawa, dia yang lebih Menderita tetapi selalu siap mendegarkan Keluh kesahku dalam Mengarungi Dunia. Jika aku tak Kuasa menahan Air Mata, diapun Ikut Menangis seolah memberi Isyarat betapa Pedulinya Ia terhadap Kami ber- "6"
Dia memberikan kami Saran, tak banyak kata terucap dari Bibir manisnya, Hingga kami Hampir menyangka tak pernah ada Cinta kami di Hatinya. Hingga suatu ketika dia berharap sambil mengeluarkan Air mata pada awal tahun lalu yang menjadi Akhir tahun Baru untuknya, dia berkata kepada Kami; "Aku berharap tak pernah berpisah dengan Kalian semua.. Karena kalian semua adalah sahabt terbaikku!" Hari-hari selalu kami isi dengan canda Tawa dan keluhan hati kami Semua.. :)
Tangis dan tawa bercampur menjadi satu, Menangis bercerita tentang derita dam tertawa yang Melihatku seperti Badut jenaka atau ada saja cerita yang telah lalu memalu pada diriku sendiiri, begitu banyak yang kami Lalui. walau waktu bersama yang paling di beri hanuya Sedikit, tapi semua takkan terulang Lagi. Dia pergi tak sia-sia, Raganya mati dan Jiwanya hidup bersama Kami. dia bersayrat pada Kami, harus saling menyayangi dan Memberi, "Cintanya" yang membuat kami Kuat hingga Hari Ini. Rafa boleh terpisaj dunia, tapi Tujuan kita akan selalu sama, Menyukai Kehidupan yang Penuh dengan Cinta, Selamat Jalan Sahabat Tercinta, Ragamu mati tapi segala tentangmu akan selalu Hidup di hati Ini, Hingga nanti ...
5). PURWATI, Sahabat Keke
buat kita tertawa. Melihatnya begitu tegar, aku m
Sejak SMP saya sudah berteman tetapi mulai dekat dengan Keke sejak SMA, dan Duduk sebangku. Pribadinya baik dan sabar terutama Perhatian terhadap Teman"nya dan Jiwa Penyayang Luar Biasa,keke itu termasuk Pinter banget, saya sampai Nyontek terus, jadi sekarang saya Kehilangan Dia, saya jadi nggak bisa Nyontek Lagi, Keke Orangnya Nerima Banget Lho.. Ini saya lihat dari Semangatnya.dia tidak pernah menunujukan Rasa Sakitnya, walau tekadanf dia suka bilang bahwa dia suka Sakit Kepala/ Pusing, Itu yang saya Kenang dari Dia.. :')
6). SYIFA, Sahabat Keke 
Keke itu adalah orang yang sederhana salam Keseharaiannya. Keke iu Ramah sama Orang, dia itu penyabar dan punya Semangat hidup yang Tinggi. Keke mempunyai rasa keingintahuan yang Besar terhadap apa yg menurutnya menarik, Keke adalah orang yang tidak pernah mengeluh dalam hal apapun, dia menalani Hidupnya dengan Senyuman walau di saat banyak Orang Mengkhawatirkannya dia sekaku berusahan TEGAR,, ..
7). ZAKIYATUS SHOFRO, Sahabat Keke
Mulai awal masuk SMA, saya sudah bersahabat dengan Keke. menurut saya Keke ini adalah sahabat yang Baik. Hampir setiap Pulang sekolah keke selalu menemani saya Menunggu Jemputan. Begitu Mobil Jemputan saya datang. Barulah Keke Juga pulang dengan Ayahnya. Keke ini ternyata teman curhat yang baik. Pokoknya ngomong sama dia pasti Nyambung deh.. Dia uga pernah Cerita ke saya Bahwa dari awal SMP terserang kanket yang kata Dokternya penyebabnya sampais ekarang dia ngga tau.. tapi, dia tetap Semangat. 
Saya sangat sedih tidak berkumpul bersama Lagi dengan Dia. Banyak hal-hal yangbaik dia tunukan ke saya. semoga Keke bahagia disisi Allah dan Kita berdua akan Menjadi sahabat Sejati Selamanya .. :)
8). Bpk SYAMSURI, Wali Kelas Keke.
Ketika Saur On The Road, Keke sempat saya Tanya : "Kamu kan lagi Kurang sehat, Kok Ikut?" dengan Tenang, Keke Menjawab : "Saya Ingin Liat teman-teman yang memberikan santunan kepada Orang yang tidak mampu. Kalau ngga ikut, Ntar saya Nyesel!" kata" itulah yang sampai sekarang belum bisa Terhapus di kepala saya. Memang keke ini anak yang beda dengan yg Lain. dia Mempunyai Prnsip dalam Hidup dan karakter yang berbeda dengan Lainya.
Walaupun dengan keadaan Kondisi yang tidak Maksimal, dia Tetap memberikan yang terbaik buat kita semua. Setiap masuk ke Kelas saya jadikan Contoh buat teman"nya karena dia Mempunyai Potensi, Prestasi Bagus, Rajin sehingga mendapat Ranking di Kelas meskipun dia Sakit. Dalam pergaulan, kalau saya Perhatikan Menyesuaikan diri sehingga selalu di percaya oleh teman-temannya menjadi Bendahara Kelas. Menurut saya : "Dia Sangat Luar Biasa" Memang dia anak yang berbeda. Allah mungkin lebihs ayang sama Keke, dalam usia yg Muda, dengan Prestasi yang Banyak, dia harus Kembali ke Pangkuan-Nya. Hanya kenangan Indah dari Beliau yang harus kita Contoh. 
9. Bpk. MASKUR, Kepala Sekolah
Dia anak yang baik dan Merupakan Sosok Pribadi yang Penuh dengan kesederhanaan, Mudah Bergaul, banyak di senangi oleh teman-temannya dan dia tidak Sombong. sebagai siswa, Keke itu betul-betul Bertanggung Jawab walaupun dalam Keadaan Sakit, Semangatnya yang Tinggi untuk sekolah. Dia tetap berusaha Sekolah & tetap Mau Mengikuti Ulangan & dalam keadaan sakit pun ia tetap mendapatkan peringkat ke 3, sayang sekali umurnya yang singkat membuat terbatasnya dia meberikan 'keteladanan' buat teman-teman, dia tidak pernag mengeluh dan selalu membawa rileks Penyakitnya, Itulah Keke yang selalu menunjukan kepada kita semua Bahwa dia tidak Sakit .
 


di kutip dari berbagai sumber-

1 komentar: