script :

Kamis, 05 April 2012

~Kisah tentang seorang malaikat~

 ~Kisah tentang seorang malaikat~

Cerita ini tentang seorang malaikat penjaga hati,yang selalu memperhatikan kita,bahkan sejak kita hadir ke dalam dunia ini.

“ibu,”kata seorang anak,”apakah malaikat sungguh sungguh ada?”
“banyak buku menuliskan seperti itu”.jawab sang ibu.
“ya”sahut si anak “saya juga pernah melihat gambarannya.tapi apakah ibu pernah melihatnya”.kata si anak.
“ibu rasa ibu pernah melihatnya”kata sang ibu,”tapi dya tidak terlihat seperti yang di gambar-gambar.”
“baiklah,saya akan mencarinya!” kata sang anak.”saya akan berlari ber mil-mil jauhnya sampai saya menemukan malaikat itu.”
“wah itu sebuah rencaya yang bagus”kata sang ibu.”baiklah,ibu akn pergi bersamamu kamu masih terlalu kecil untuk pergi sendirian”.kata sang ibu
Sahut si anak “tapi,aku bukan anak kecil lagi bu, aku sudah besar aku sudah sekolah”kata si anak.
“ya,tentu saja kamu sudah besar”kata si ibu “ibu lupa”,tapi ini hari yang cerah dan ibu ingin berjalan-jalan.”
“tapin ibu berjalan terlalu pelan dengan kaki ibu yang lemah itu”kata si anak.
“ibu bisa berjalan lebih cepat dari yang kau kira anakku”kata si ibu.

Si anak berjalan sambil me nari-nari di depan ,dan kemudian si anak melihat sebuah kereta putih yang di tarik oleh kuda kuda putih itu mendekat menuju si anak.di dlam kereta putih itu duduk seorang wanita anggun menggunakan gaun bludru putih dengan bulu bulu putih di atas rambutnya yang hitam.wanita itu tampak berkilau dengan berbagai perhiasan yang di gunakannya .dan mata wanita itu jauh berkilau dengan mutiara yang di gunakannya.

“apakah kau seorang malaikat”kata si anak sambil berlari di samping kereta.
Sang wanita tidak menjawab,dan hanya menatap dingin si anak.kemudian ia berkata pada kusir keretanya,dan dalam satu kali pecutan kereta itu berlalu dengan cepat meninggalkan debu yang tebal,yang memenuhi mata dan mulut si anak sehinggah ia terbatuk-batuk dan sulit untuk bernafas.namun saat itu ibunya datang dan membersihkan debu debu tersebut dengan celemeknya.
“dia bukan malaikat”seru si anak.
“ya,tentu saja sia bukan seorang malaikat ”.kata sang ibu.

Setelah itu mereka berjalan,berjalan dan terus berjalan untuk mencari malaikat.beberapa saat kemudian si anak bertemu dengan seorang gadis yang paling cantik yang pernah ia temui.menggunakan pakaian yang puti,indah, dan matanya bervinar dengan pipi merona merah.

“aku yakin engkau pasti seorang malaikat”kata si anak.
Wajah sang gadis bersemu semakin cantik
“baru saja orang itu mengatakan hal yang sama.apakah aku benar benar terlihat sepertu malaikat”.kata gadis yang cantik itu.
“ya,kau seorang malaikat”.jelas si anak.

Lalu dengan bersemangat gadis untuk menarik lengan si anak untuk mendekat .namun saat itu wajah nya berubah dan menjerit.
“oh…!! Kau menginjak ujung gaun putih ku! Kau kotor dan penuh debu,kau akan mengotori aku ! cepat pergi kau,kembali pada ibumu anak dekil!”

Lalu sang gadis mendorong jauh si anak dan berjalan menjauh.meninggalkan anak di tepi jalanan itu begitu saja.
Si anak dududk di tepi jalan terisak-isak,sampai ibunya datang dan mengangkat nya.ia menghapus air mata si anak nya dengan celemek biru nya.
“setelah semua ini,aku tidak percaya kalau malaikat itu sungguh ada bu”.kata si anak.
“tidak anakku,”kata sang ibu”suatu hari nanti engkau pasti kan menemukannya anakku,engkau masih muda dan punya banyak waktu untuk mencarinya.”.kata sng ibu.
“aku lelah bu”kata si anak “maukah ibu menggendong ku pulang?”
“tentu saja”kata sang ibu dengan tersenyum.

Si ank merangkulkan tangan nya pada leher ibunya,berayun-ayun.kemudian si anak menatap wajah ibunya dengan saksama dan berkata
“bu,slama ini aku tidak menyadari betapa bodohnya aq aku udah berjalan-jalan untuk mencari malaikat sedangkan malaikat yang ku cari-cari slama ini adalah ibu….. ibulah slama ini malaikat untukku ibulah yang merawatku,ibu slalu da di samping ku. . .  bu terima kasih slama ini ibu telah menjadi malaikat yang slau setia di sampingku. .  ..”.kata si anak dengan memasang wajah menyesal dan menetes kan air mata.

Dengan tersenyum ibunya menjawab “ibu ada slalu untu mu ibu akan berusaha menjadi malaikat terbaik bagi mu anakku”

“Sesungguh nya malaikat penjaga yang kita cari selalu ada di samping kita dengan wujud seorang IBU”

“bagi para ibu yang telah menghantarkan kita pada cita cita ,yang telah mengantarkan kita pada kehidupan yang lebih baik,terima kasih untuk semua kasih dan pengorbananMu engkau telah menjadi malaikat penjaga yang sesungguhnya bagi kami”



by : riska angriani siregar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar